Rabu, 30 Mei 2012

sedih dan bahagia


“mama, sedih itu apa?”
“ada apa anakku? mengapa kamu bertanya kepadaku tentang kesedihan?”
“teman-temanku kadang berkata bahwa mereka sedih, aku tak tahu apa artinya sedih”
“mama pun tidak tahu nak”
“tapi mama, ketika sedang sedih, mereka selalu menangis, seperti yang sering mama lakukan setiap malam”
(airmata si ibu mulai bercucuran)
“mama, apa mama juga sedih?”
“tidak, mama bahagia sayang”
“lalu kenapa mama menangis?”
“mama bahagia”
“mengapa yang sedih juga menangis?”
“karena mereka ingin merasa bahagia seperti mama”
“aku selalu bahagia, mengapa seumur hidup aku tidak pernah menangis?”
“karena kamu tidak mengenal sedih, anakku. aku tidak pernah mengajarkanmu kata itu”
“mengapa tidak, mama? apa mama pernah mengenal si sedih?”
“pernah, maka dari itu lupakanlah kata sedih, dengan tidak mengenalnya, kamu tidak akan pernah menangis untuk merasa bahagia”
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar