Kamis, 08 Desember 2011

Ikhwan Indonesia VS Mujahid Palestina

ketika api menyulutkan jiwa yang lemah
maka jiwa itu akan hancur bagaikan debu
ketika api menyulutkan jiwa yang kuat,
maka jiwa itu akan menjadi semakin tangguh bagaikan intan permata

ketika seorang ikhwan sibuk dengan menghafal surah Arrahman sebagai persiapan ajang mengkhitbah seorang akhwat
ketika itu disana para mujahid sibuk dengan menghafal surah Alanfal untuk mempersiapkan pernikahannya dengan bidadari syurga

ketika para ikhwan sibuk dalam pencarian dan pengharapan tulang rusuk dalam doanya
ketika itu disana para mujahid sibuk dalam pencarian musuh-musuhnya

ketika para ikhwan sibuk menjelaskan makna jihad
ketika itu disana para mujahid sibuk bertanya-tanya kapan dirinya sebagai syuhadaNya

ketika para ikhwan dan akhwat sibuk dalam pencarian dan penantian yang panjang
ketika itu disana para mujahid dan mujahidah sibuk mendaftarkan dirinya sebagai bom syahid

ketika ikhwan dan akhwat sibuk membicarakan mahar pernikahannya
ketika itu disana para mujahid dan mujahidah menjadikan senjata dan pedangnya sebagai mahar syurganya

ketika para ikhwan dan akhwat selalu mengumandangkan hadist
"nikah itu adalah sunahku" dalam guyonannya
ketika itu disana para mujahid dan mujahidah selalu mengumandangkan hadist
"hidup mulia atau mati sebagai syuhada" dalam langkahnya

engkau lihat ketika dunia melihat senyuman kematian harumnya darah  para syuhada,,dunia bergetar karna kekaguman dan kebenaran akan janjinya
tapi engkau lihat ketika dunia melihat kematian org2 musyik yang terkena musibah mereka hanya bisa menangis,menangis karna mereka semua telah mendapatkan azab dunia dan akhirat

"mereka hanya mengetahui yang lahir(tampak) dari kehidupan dunia,sedangkan terhadap kehidupan akhirat mereka lalai"

ketika para ikhwan membicarakan tentang keindahan syurga
sedangkan para mujahid sana telah mendapatkan tempat tinggalnya disana

ketika ikhwan dan akhwat ingin membantu palestina
tapi realitas mengatakan siapa sebenarnya yang harus dibantu??
negri kecil yang penuh dengan mujahid dan mujahid yang pemberani
ataukah negri besar yang penuh dengan orang-orang yang kerdil dan pengecut

dan kita mengatakan bahwa palestina adalah negri yang kecil dan miskin??
dan mereka mengatakan indonesia adalah negri yang kaya dan besar??
namun palestina adalah negri yang kaya akan iman dan keridhoan Allah
dan indonesia adalah negri yang miskin iman dan keridhaan-Nya

"sekiranya penduduk negri itu beriman niscata kami turunkan keberkahan dari langit dan bumi"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar