Adik kecil..
kenapa kau bermain2 dg batu itu
permainan apakah yg kau mainkan
kau berlari2,bersembunyi dg sahabat2mu..
Adik kecil...
bisakah kau ajarkan kk tuk bermain dg batu itu
bersamamu,bersma teman2ku..
kau sangat bersemangat tak kenal lelah
Adik kecil...
Aku lihat kau berlumuran darah
dan kau anggap sebagai darah suci
sebuah darah merah penuh amarah
darah pengorbanan,darah kehormatan,dan darah harga diri
Wahai Adik kecil
rasa takut seakan pergi bersama lemparan batumu
rasa lelalh seolah mencair bersama tetesan darahmu
rasa lapar tergantikan dengan semangat juangmu
Anak kecil..
ajarkan aku tuk melupakan rasa itu
bom2 mortir kau anggap sbg kewajaran
dentuman peluru kau jadikan permainan
ayah ibumukah yg mengajari itu semua
melawan tiran berjiwa binatang
wahai adik kecil
malam2mu hanya beralaskan tikar usang
kecil,tipis bagaikan kulit bawang
selimutmi berhiaskan bintang2
keheningan sulit diharapkan
Wahai adik kecil...
ijinkan kk bermalam bersamamu
shalat tahajud bersama teman2mu
bercerita,berdoa,becanda dan tertawa
berangkulan dlm cinta seorg kaka
wahai adik kecil...
aku ingin bersama dlm langkahmu
pengobar semangat mengusir manusia binatang
bergotong royong mengangkatmu yg tumbang
jadikan kaka sbg sahabat juang..
Wahai Anak kecil..
barkan aku mengusap airmatamu
mengobati luka2mu
menyuapi makananmu
layaknya seorg ayah kepada anaknya..
Adik kecil..
maafkan kaka,sahabat dan ayahmu
blm bisa terbang kenegrimu
tuk melindungi sayap2mu
hanya doa yg terlimpah untukmu
wahai adik kecil..
aku tak tau siapa yg beruntung diantara kita
kau mungkin iri dgku berada dinegeri yg damai
kau hanya mengetahui hakikat lahirku saja
hidup dlm damai,tenang dan sejahtera
apakah kau tahu hakikat terdalamku
kegoncangan,kebimbangan akan hadir disisimu
Adik kecil..
Aku takut dg imanku
dg ilmu dan amalku
yg tak berarti dg titisan darahmu
wahai adik kecil..
Bersabarlah tuk mendapatjkan keridhaan Allah
bersyukurlah dgn karunia Allah
kau terlahir dinegeri pejuang
hidup sbg pejuang
mati sbg syuhada
syurga sbg buah pengorbanan
kenapa kau bermain2 dg batu itu
permainan apakah yg kau mainkan
kau berlari2,bersembunyi dg sahabat2mu..
Adik kecil...
bisakah kau ajarkan kk tuk bermain dg batu itu
bersamamu,bersma teman2ku..
kau sangat bersemangat tak kenal lelah
Adik kecil...
Aku lihat kau berlumuran darah
dan kau anggap sebagai darah suci
sebuah darah merah penuh amarah
darah pengorbanan,darah kehormatan,dan darah harga diri
Wahai Adik kecil
rasa takut seakan pergi bersama lemparan batumu
rasa lelalh seolah mencair bersama tetesan darahmu
rasa lapar tergantikan dengan semangat juangmu
Anak kecil..
ajarkan aku tuk melupakan rasa itu
bom2 mortir kau anggap sbg kewajaran
dentuman peluru kau jadikan permainan
ayah ibumukah yg mengajari itu semua
melawan tiran berjiwa binatang
wahai adik kecil
malam2mu hanya beralaskan tikar usang
kecil,tipis bagaikan kulit bawang
selimutmi berhiaskan bintang2
keheningan sulit diharapkan
Wahai adik kecil...
ijinkan kk bermalam bersamamu
shalat tahajud bersama teman2mu
bercerita,berdoa,becanda dan tertawa
berangkulan dlm cinta seorg kaka
wahai adik kecil...
aku ingin bersama dlm langkahmu
pengobar semangat mengusir manusia binatang
bergotong royong mengangkatmu yg tumbang
jadikan kaka sbg sahabat juang..
Wahai Anak kecil..
barkan aku mengusap airmatamu
mengobati luka2mu
menyuapi makananmu
layaknya seorg ayah kepada anaknya..
Adik kecil..
maafkan kaka,sahabat dan ayahmu
blm bisa terbang kenegrimu
tuk melindungi sayap2mu
hanya doa yg terlimpah untukmu
wahai adik kecil..
aku tak tau siapa yg beruntung diantara kita
kau mungkin iri dgku berada dinegeri yg damai
kau hanya mengetahui hakikat lahirku saja
hidup dlm damai,tenang dan sejahtera
apakah kau tahu hakikat terdalamku
kegoncangan,kebimbangan akan hadir disisimu
Adik kecil..
Aku takut dg imanku
dg ilmu dan amalku
yg tak berarti dg titisan darahmu
wahai adik kecil..
Bersabarlah tuk mendapatjkan keridhaan Allah
bersyukurlah dgn karunia Allah
kau terlahir dinegeri pejuang
hidup sbg pejuang
mati sbg syuhada
syurga sbg buah pengorbanan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar